Perbandingan Cara Belanja Online versus Offline, Ini 3 Poin yang Membedakan Banget

Belanja sekarang tidak harus capek-capek ke pasar atau ke toko favorit kita untuk memilih dan membayar barang. Lapar tidak harus beranjak dari kamar yang nyaman, selimut yang hangat, serial TV yang menarik. Cukup bersenjatakan gawai, bisa menunggu manis barang atau makanan yang kita inginkan datang di depan pintu rumah kita. Nyaman, senang, mudah, dan sungguh praktis mengingat kita semakin banyak waktu untuk mengerjakan hal lain tanpa harus capek-capek ke tempat jualan langsung. Tentu kita sempat melakukan perbandingan cara belanja baik online maupun offline.

Ini Beberapa Poin Mendasar yang Bisa Jadi Perbandingan Cara Belanja

Kenapa harus mbandingin? ya akan selalu ada dua sisi positif dan negatif untuk berbagai hal termasuk juga ada sisi lain dari belanja online yang  kerap kali tidak kita sadari. Hal ini bisa membuat kita tidak melulu untuk apa-apa mengandalkan beli online dan memilih melariskan toko offline yg mungkin tidak sanggup menjamah digital.

1. Kerealistisan dan kualitas benda

Nah ini nih yang bikin belanja online sedikit minus kalau kita ngadain perbandingan cara belanja dengan yang offline.

Siapa di sini yang kerap tertipu dengan warna, ukuran, maupun spesifikasi lain dari barang yang kita beli dari toko online hayooo? jelas tentu kita pernah setidaknya sekali mengalaminya. Jengkel? tentu saja, tapi apa boleh buat, uang sudah melayang, nego tidak bisa dilakukan. Niatnya sebenarnya ingin tampil cantik karena gambarnya memang cantik begitu. Tapi jadinya zonk huhuhu..

Baca Juga : Cantik Versi Kartini

Di sinilah keunggulan dari toko offline yang meyakinkan kita real, benda yang akan dipindahtangankan pemiliknya pada kita. 

2. Negosiasi harga

Bukan makanan sih, lebih kepada barang-barang yang bisa dinego naik turunnya. Mana ada toko online yang menerima request dan permintaan nego kita soal harga. Yang ada malah dicuekin hahaha. Ya bisa aja sih, kalau sifatnya masih antar individu, misalnya di platform seperti facebook. Tapi kalo sudah berhadapan dengan sistem, ya sudah terima nasib, bayar barang sekaligus bayar biaya adminnya hahaha.

Ohya, ini yang membuat pasar offline lebih unggul juga ya dalam perbandingan cara belanja online versus offline.

3. Mengamati karakter penjual

Kita membeli sesuatu, terkadang bukan hanya karena barangnya dan kebutuhannya tetapi juga karena kesan penjualnya yang menurut kita menyenangkan. Kalau langsung, tentu bisa mengamati orang ini bersihan atau tidak, ramah tidaknya, dan lain sebagainya. Tentu jika belanja makanan online, hal ini sangat berpengaruh. 

begitu pun belanja online barang, kita tidak akan pernah tau jika penjualnya itu amanah tidaknya. Memang kemungkinannya masih ada sih, kita tidak tau penjual offline berbohong tidaknya. Tapi dengan mengamati langsung kita bisa lebih bisa menilai, daripada sekadar chat seller online.

Jadi Kesimpulan Perbandingan Cara Belanja…

Ya dari hasil 3 poin pengamatanku tentang perbandingan cara belanja, bisa dapet hikmah begini

  1. Dengan tau belanja online tidak selalu memuaskan, jadi membuatku sekali-kali lebih memilih belanja berbagai barang dan makanan secara langsung, daripada asal checkout online. 
  2. Jika ingin cepat dan tidak sempat ke pasar bisa belanja online, tapi yang lokal seperti pesan melalui wa atau facebook, atau aplikasi lain yang bisa segera, barang sampai cepat dan tidak menghabiskan banyak waktu.
  3. Sambi refresh dan jalan-jalan? bisa aja kok, sambil lihat ke pasar atau mall, barang yang diinginkan dan kalo aku sih biasnya nengok harga di online shop karena lebih murah hihih. kalo butuhnya saat itu juga aku langsung beli, dan kalo masih bisa ditunda dengan sabar, ya masukin keranjang dulu di online
  4. kalau memang mengharuskan online, perbandingan dulu lah setiap toko serta lihat review ulasannya. biar datangnya gak kecewa padahal sudah membayar.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *